Setelah keberangkatan, beasiswa menanggung tiket pesawat internasional sekali jalan dari Indonesia ke kota universitas tujuan di Australia, serta menyediakan Overseas Student Health Cover (OSHC) sebagai asuransi kesehatan bagi penerima beasiswa. Setibanya di Australia, penerima akan memperoleh establishment allowance untuk membantu biaya awal hidup dan mengikuti Introductory Academic Program (IAP) selama sekitar 4–6 minggu sebelum perkuliahan dimulai. Selain itu, beasiswa juga menanggung biaya kuliah penuh untuk program Magister atau PhD, serta memberikan tunjangan hidup dua mingguan selama masa studi.
Selama menjalani studi, penerima juga dapat memperoleh dukungan akademik tambahan bila diperlukan dan tunjangan penelitian lapangan bagi program yang memiliki komponen fieldwork. Penerima yang berstatus single juga berkesempatan mendapatkan reunion airfare untuk pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan tahun pertama studi. Di samping itu, penerima beasiswa akan mendapatkan berbagai kegiatan pengembangan profesional dan jaringan alumni selama dan setelah studi. Setelah program selesai, beasiswa juga menyediakan tiket pesawat pulang dari Australia ke Indonesia. Lengkap bukan?
Beasiswa Australia Awards di Indonesia ditawarkan dalam dua kategori utama, yaitu kategori Targeted (target) dan Non-Targeted (non-target).
1. Pelamar dari kategori Targeted meliputi:
a. Equity Target Group (ETG) yang terdiri dari:
- Penyandang disabilitas.
- Perempuan dari latar belakang kurang beruntung.
- Penduduk dari provinsi target kesetaraan, yaitu: Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung.
b. Instansi Pemerintah Indonesia, termasuk pelamar dari lembaga pemerintah (baik pusat, provinsi, maupun daerah), namun tidak termasuk pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kategori ini dibatasi hanya untuk pegawai dengan status PNS (Pegawai Negeri Sipil).
2. Kategori Non-Targeted mencakup pelamar yang tidak termasuk dalam kategori Targeted di atas.
▪ Trade and investment
▪ Education
▪ Research and innovation
▪ Secure jobs
▪ Digital transformation
▪ Health
▪ Social protection
▪ Decentralised governance and basic service delivery
▪ GEDSI
▪ Civil society
▪ Scholarships
Climate resilient communities
▪ Energy transition and climate and infrastructure partnership
▪ Animal/human health services and biosecurity
▪ Climate change adaptation and climate-resilient infrastructure
▪ Disaster preparedness and response capacity
▪ GEDSI
▪ Civil society
Strong institutions
▪ Justice Transparency
▪ Civil society participation
▪ Democratic strengthening
▪ Religious tolerance
▪ Cyber security
▪ Misinformation and disinformation
▪ Maritime cooperation
▪ Counterterrorism and countering violent extremism
▪ Regional leadership
▪ Trilateral engagement
▪ GEDSI
▪ Research and innovation
▪ Scholarships
1. Merupakan warga negara Indonesia serta tinggal dan mendaftar dari Indonesia.
2. Tidak menikah atau bertunangan dengan seseorang yang berhak memperoleh kewarganegaraan atau status penduduk tetap Australia atau Selandia Baru pada tahap apa pun selama proses pendaftaran, seleksi, keberangkatan, maupun selama menjalani beasiswa di Australia.
3. Tidak sedang mengajukan visa untuk menetap di Australia.
4. Belum pernah menerima beasiswa jangka panjang Australia Awards dalam empat tahun terakhir.
5. Memenuhi kriteria khusus yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.
6. Bukan anggota militer yang masih aktif bertugas.
7. Memenuhi semua persyaratan visa pelajar dari Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT).
8. Mengisi semua pertanyaan yang relevan pada formulir pendaftaran.
9. Bersedia mengikuti pelatihan English for Academic Purposes (EAP) secara penuh waktu di Indonesia (Senin–Jumat pukul 08.00–16.00) sebelum memulai studi di Australia jika dinyatakan menerima beasiswa.
2. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada skala 4.0 dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Beasiswa PhD:
- Instansi Pemerintah Indonesia: 3,0
- Equity Target Groups: 2,75
- Non-Targeted: 3
2) Beasiswa Magister:
- Instansi Pemerintah Indonesia: 2,9
- Equity Target Groups: 2,75
- Non-Targeted: 2,9
3. Pelamar harus memiliki skor kemampuan bahasa Inggris sebagai berikut:
a. Program PhD:
1) Instansi Pemerintah Indonesia:
IELTS 6.0 / TOEFL ITP 552 / TOEFL iBT 80 / PTE Academic 56
2) Equity Target Groups:
IELTS 6.0 / TOEFL ITP 552 / TOEFL iBT 80 / PTE Academic 56
3) Non-Targeted:
IELTS 6.5 / TOEFL ITP 570 / TOEFL iBT 88 / PTE Academic 61
b. Program Magister:
1) Instansi Pemerintah Indonesia:
IELTS 6.0 / TOEFL ITP 552 / TOEFL iBT 80 / PTE Academic 56
2) Equity Target Groups:
IELTS 4.5 / TOEFL ITP 425 / TOEFL iBT 33 / PTE Academic 32
3) Non-Targeted:
IELTS 6.0 / TOEFL ITP 552 / TOEFL iBT 80 / PTE Academic 56
4. Hasil tes IELTS, TOEFL, atau PTE harus masih berlaku pada 1 Januari 2027, dengan tanggal tes paling lambat 1 Januari 2025. Tes bahasa Inggris lain (termasuk TOEFL prediction) tidak diterima.
5. Pelamar harus mencantumkan kontak pusat tes untuk verifikasi hasil TOEFL.
6. Pelamar program Magister harus sudah memiliki gelar sarjana.
7. Pelamar program Doktor (PhD) harus sudah memiliki gelar magister. Sertifikat spesialisasi atau profesi tidak dianggap sebagai gelar magister.
8. Tidak pernah menerima beasiswa jangka panjang Australia Awards dalam empat tahun terakhir.
9. Mengisi semua pertanyaan yang relevan pada formulir pendaftaran.
10. Bersedia mengikuti pelatihan English for Academic Purposes (EAP) secara penuh waktu di Indonesia (Senin–Jumat pukul 08.00–16.00) sebelum studi dimulai di Australia jika dinyatakan menerima beasiswa. Durasi pelatihan EAP berkisar antara 6 minggu hingga 12 bulan, tergantung tingkat kemampuan bahasa Inggris penerima beasiswa.
11. Ketentuan tambahan:
a. Untuk pelamar PhD, pendaftaran dibatasi bagi staf universitas, institusi pendidikan tinggi, lembaga penelitian, pembuat kebijakan utama, serta kandidat yang ditargetkan dari lembaga lain yang terkait dengan kegiatan DFAT.
b. Sangat dianjurkan bagi pelamar PhD untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan.
Simak juga » Beasiswa LPDP Dalam dan Luar Negeri
2. Salinan transkrip nilai perguruan tinggi resmi (dilegalisir)*
3. Scan akte kelahiran
5. Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
4. Scan Curriculum vitae (Unduh)
5. Scan hasil tes bahasa Inggris
6. Scan dua referensi akademik bagi pelamar Masters by Research atau PhD (Unduh); Satu scan referensi akademik dan satu scan referensi dari tempat lain (misal, tempat kerja, supervisor organisasi) bagi pelamar Masters by Coursework (Unduh)
6. Letter of support dari universitas Australia (bagi pelamar PhD)
7. Scan Nominating Agency Declaration, khusus bagi pelamar pegawai pemerintahan (Unduh)
8. Scan Surat Keputusan Pengangkatan PNS, khusus bagi pelamar pegawai pemerintahan
9. Dokumen pendukung bagi pelamar sasaran, seperti SK PNS, KTP dari provinsi target, surat konfirmasi status disabilitas, dll.
* Harus dilegalisir oleh lembaga yang menerbitkan dokumen atau notaris
RDTX Place, 46th Floor, Jl Prof. Dr. Satrio, Kav 3,
Jakarta Selatan 12940, Indonesia
[wa] +62 811-8123-0101
[w] https://www.australiaawardsindonesia.org

