Beasiswa S2 LPDP - Australia Awards Scholarship (AAS), Tanpa Syarat LoA

Buat kamu yang ingin melanjutkan studi master (S2) di universitas-universitas terkemuka Australia, skema Beasiswa LPDP – Australia Awards Scholarship (AAS) menyediakan peluangnya. Beasiswa LPDP – AAS adalah program beasiswa pendanaan bersama antara LPDP dan AAS, yang memberikan kesempatan studi program master bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology pada 22 perguruan tinggi di Australia.

Sasaran pelamar dari program Beasiswa LPDP – Australia Awards Scholarships (AAS) adalah warga negara Indonesia (WNI) dan terbuka pula untuk CPNS atau PNS. Kecuali untuk TNI/POLRI.  Beasiswa LPDP merupakan beasiswa penuh yang menanggung kebutuhan studi selama studi master di Australia. Yang menarik dari program beasiswa LPDP – AAS ini adalah pelamar tidak syaratkan memiliki LoA unconditional terlebih dahulu untuk mendaftar. Sebab, kandidat terpilih akan didaftarkan oleh Tim AAI pada perguruan tinggi tujuan studi ketika dinyatakan lulus seleksi.

Skema Beasiswa LPDP – AAS
1. Program Beasiswa LPDP – Australia Awards Scholarships (AAS) hanya ditujukan untuk studi jenjang Master satu gelar (single degree) dengan masa studi selama 24 (dua puluh empat) bulan.
2. Program studi mencakup bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang.
3. Pendaftar beasiswa mengikuti proses pendaftaran dan seleksi beasiswa pada aplikasi pendaftaran LPDP. Selanjutnya, Pendaftar Beasiswa LPDP - Australia Awards akan didaftarkan oleh Tim AAI  pada Perguruan Tinggi Tujuan Studi pada saat telah dinyatakan lulus seleksi.
4. Pendaftar tidak disyaratkan mengunggah dokumen LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan, dan dapat memilih 3 (tiga) universitas/prodi tujuan studi. Lihat: Daftar Universitas Beasiswa LPDP - AAS 2025.

Simak juga » Beasiswa ACYLS Full S2, S3, Riset di China untuk Pemuda ASEAN

Cakupan beasiswa:
1. Dana Pendidikan
    a. Tuition Fee
    b. Dana Pendaftaran
    c. Dana Tunjangan Buku
    d. Dana Penelitian Tesis
    e. Dana Seminar Internasional (di supplementary academic support)
    f. Dana Publikasi Jurnal Internasional
2. Dana Pendukung
    a. Dana Transportasi
    b. Dana Aplikasi Visa
    c. Dana Asuransi Kesehatan
    d. Dana Kedatangan
    e. Dana Hidup Bulanan
    f. Dana Lomba Internasional
    g. Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
3. Dana Tambahan (sepanjang memenuhi kriteria)
    a. Pre-course Departure Training
    b. Dana Dukung Disabilitas
    c. Introductory Academic Program
    d. Medical Check-up saat pembuatan Visa
    e. Supplementary Academic Support
    f. Reunion Airfare

Simak juga » Beasiswa SEED Kanada-ASEAN untuk Mahasiswa S1, S2, S3 Tanah Air

Persyaratan Beasiwa LPDP – AAS:
1. Warga Negara Indonesia.
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1).
2. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister.
4. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan:
    a. Hasil penyetaraan ijazah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kementerian Agama melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
    b. Hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kementerian Agama melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
    c. Tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kementerian Agama mengenai penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit. Tangkapan layar harus menampilkan identitas pendaftar.
5. Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dapat mendaftar dengan ketentuan berikut:
    a. Mendaftar pada program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang sedang ditempuh;
    b. Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi atas program studi yang sedang ditempuh serta menyampaikan surat tersebut kepada LPDP paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah diumumkan lulus seleksi substansi.
    c. Pendaftar wajib untuk menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa.
    d. Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
    e. Bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dan mendapat gelar sebelum pengumuman seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa
6. Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dokter spesialis/dokter subspesialis dapat mendaftar program magister/doktor atau sebaliknya pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) program magister/doktor dapat mendaftar program dokter spesialis/dokter subspesialis, dengan ketentuan:
    a. Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib menyelesaikan jenjang studi sebelumnya yang berbeda dengan pendaftaran ke LPDP, sebelum melakukan penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.
    b. Pendaftar wajib menyerahkan ijazah atau surat keterangan lulus dari perguruan tinggi jenjang studi sebelumnya yang berbeda dengan pendaftaran ke LPDP, sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa.
    c. Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa jika telah melebihi batas waktu penandatanganan Surat Penyataan Penerima Beasiswa, yang telah ditetapkan oleh LPDP.
7. Pendaftar yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikan studi pada program magister dapat mendaftar Beasiswa LPDP di jenjang studi yang sama, dibuktikan dengan melampirkan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.
8. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa. Surat rekomendasi dapat disampaikan dengan dua cara:
    a. Surat Rekomendasi Online Form, disampaikan dengan cara menginput data pemberi rekomendasi melalui aplikasi pendaftaran yang terdiri dari nama perekomendasi, instansi, jabatan, email aktif dan nomor handphone. Selanjutnya, LPDP akan mengirimkan email kepada perekomendasi untuk mengisikan rekomendasi yang kemudian dikirimkan (submit) kepada LPDP.
    b. Surat Rekomendasi Offline Form (unggahan) yang ditandatangani oleh pemberi rekomendasi, disampaikan dengan cara mengunggah dokumen pada aplikasi pendaftaran serta mengisikan data bulan dan tahun surat tersebut diterbitkan atau ditandatangani (contoh format terlampir).
9. Bagi pendaftar berstatus PNS di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/ pengembangan SDM pada Kementerian/ Lembaga atau Pemerintah Daerah tempat pendaftar bekerja dengan ketentuan:
    a. Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program beasiswa LPDP; dan
    b. Mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar.
10. Bagi pendaftar yang merupakan lulusan Sekolah Kedinasan yang belum diangkat menjadi CPNS diperbolehkan mendaftar dengan mengunggah surat keterangan dari Kementerian/Lembaga yang menaungi sekolah tersebut dan menjelaskan bahwa pendaftar sedang dalam proses pengangkatan CPNS dan mendapatkan izin untuk mengikuti seleksi beasiswa LPDP sebagai pengganti surat usulan dari institusi pendaftar.
11. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
12. Beasiswa hanya diperuntukkan bagi kelas reguler atau kelas lain yang ditetapkan oleh LPDP, dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
     a. Kelas eksekutif;
     b. Kelas khusus;
     c. Kelas karyawan;
     d. Kelas jarak jauh;
     e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
     f. Kelas internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri;
     g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi; atau
     h. Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
13. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin terlampir).
14. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran. Profil diri ditulis dalam Bahasa Inggris.
15. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia. Essay ditulis dalam Bahasa Inggris.
16. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.
17. Beasiswa hanya untuk Program Master pada program studi bidang blue economy, green/renewable energy, dan digital/ information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang studi yang ditentukan LPDP.
18. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar yaitu paling tinggi berusia 42 tahun pada 31 Desember di tahun pendaftaran.
19. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya (Diploma Empat/D4 atau Sarjana/S1) sekurang – kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
20. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (3 Juni 2025). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:
     a. PTE Academic 58 (tanpa skor keterampilan komunikasi kurang dari 50),
     b. TOEFL iBT® 84 (dengan minimal 21 di semua sub-tes), atau
     c. IELTS™ 6,5 (tanpa band kurang dari 6,0).

Simak juga » Beasiswa Korea untuk S2 dan S3 dari GKS - Tidak Wajib TOEFL

Dokumen aplikasi:
1. Biodata Diri - Online
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) - Unggah
3. Scan Ijazah S1 atau SKL (Surat Keterangan Lulus) - Unggah
4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi - Unggah
5. Scan Transkrip Nilai S1 (bukan Transkrip Profesi) - Unggah
6. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendiktisaintek/Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah sesuai ketentuan - Unggah
7. Dokumen konversi IPK dari Kemendiktisaintek/Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK sesuai ketentuan - Unggah
8. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli) - Unggah
9. Surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat *) - Online / Unggah
10. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar CPNS/PNS sesuai ketentuan - Unggah
11. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) - Online
12. Profil diri pada formulir pendaftaran online - Online
13. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia - Online
14. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (jika ada) - Online

*) Surat harus diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1, S2, dan S3 Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa LPDP - AAS dilakukan secara online di laman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id. Jika belum memiliki akun silakan buat terlebih dahulu di bagian "Daftar Disini". Setelah itu login untuk mengisi formulir pendaftaran serta mengunggah dokumen aplikasi yang diminta seperti tertera di atas. Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran. Pengisian Profil Diri, Essa, dan Surat Rekomendasi pada aplikasi ditulis dalam Bahasa Inggris.

Pengajuan beasiswa S2 LPDPD – AAS 2025 dibuka mulai 18 Februari hingga 5 Mei 2025. Proses Seleksi Beasiswa LPDP – Australia Awards Scholarships (AAS) meliputi seleksi administrasi dan seleksi substansi.  Pendaftar yang telah lulus seleksi substansi LPDP selanjutnya mengikuti proses untuk mendapatkan LoA Unconditional di Universitas Tujuan.

Jadwal seleksi:
Pendaftaran Seleksi: 18 Februari – 5 Mei 2025
Seleksi Administrasi: 6 – 22 Mei 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 23 Mei 2025
Pengajuan Sanggah: 24 – 25 Mei 2025
Pengumuman Hasil Sanggah: 3 Juni 2025
Seleksi Substansi I (Proses Shortlisted peserta Wawancara): 4 – 16 Juni 2025
Pengumuman Shortlisted Peserta Seleksi Substansi II: 17 Juni 2025
Seleksi Substansi II (Pelaksanaan Wawancara): 1 – 4 Juli 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi II: 18 Juli 2025
Periode Perkuliahan: Januari 2026

Kontak:
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D,
Menteng, Jakarta Pusat 10330
[e] cso.lpdp@kemenkeu.go.id / bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id
[t] Call center 134 / +62-21-23507011
[w] https://lpdp.kemenkeu.go.id/

2/19/2025 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia Awards Short Course: Kuliah Singkat Kebijakan Luar Negeri

Selain menyediakan beasiswa Australia Awards untuk kuliah S2 dan S3 di universitas Australia, Pemerintah Australia juga menawarkan sejumlah program kuliah singkat untuk tema-tema tertentu melalui Australia Awards Short Cource. Salah satu program kuliah singkat yang ditawarkan adalah Foreign Policy: Strategic Equilibrium in the Indo-Pacific. Kuliah singkat ini menyasar para pembuat kebijakan atau analis Indonesia yang ingin memperdalam pemahaman tentang tantangan kebijakan luar negeri dan strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Beasiswa short course ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman pembuat kebijakan dan analis Indonesia mengenai tantangan kebijakan luar negeri dan strategis serta pilihan-pilihan yang tersedia bagi Indonesia dan Australia untuk meresponsnya. Perkuliahan akan membahas peran ASEAN yang berkembang dalam konteks persaingan kekuatan besar dan ekonomi di kawasan, peran negara-negara di luar kawasan Indo-Pasifik, pentingnya sistem multilateral, serta bagaimana arsitektur internasional dapat merespons tantangan keamanan yang muncul.

Kuliah singkat ini akan dilaksanakan selama 2 minggu di Australia pada Oktober 2025. Lokakarya pra-kuliah akan diadakan di Indonesia pada Agustus 2025. Kemudian lokakarya pasca-kuliah akan diadakan di Indonesia sekitar tiga bulan setelah kuliah di Australia selesai.

Simak juga » Beasiswa SEED Kanada-ASEAN untuk Mahasiswa S1, S2, S3 Tanah Air

Beasiswa kuliah singkat kebijakan luar negeri Indo-Pasifik ini menawarkan beasiswa penuh bagi pesertanya. Australia Awards Indonesia akan menanggung biaya kuliah, Lokakarya Pra-Kuliah dan Pasca-Kuliah di Indonesia termasuk biaya mobilisasi dan uang saku selama lokakarya, akomodasi (di Indonesia dan program di Australia), tiket pesawat pulang pergi (domestik dan internasional), asuransi di Australia (OSHC), tunjangan transportasi, dan visa. Sebanyak 25 kandidat akan diterima dalam program beasiswa kuliah singkat Australia Awards ini.

Kriteria Pelamar:
1. Kualifikasi minimal S1 atau setara dengan pengalaman relevan minimal 5 tahun
2. Perwakilan pemerintah di tingkat Eselon 2 atau lebih
3. Peserta yang menjadi target meliputi perwakilan dari lembaga-lembaga berikut:
    a. Kementerian Luar Negeri (Kemlu)
    b. Kementerian Pertahanan
    c. Kementerian Sekretariat Negara
    d. Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan  
    e. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
    f. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
    g. Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)
    h. Pusat riset hubungan internasional dan publikasi
    i. Departemen hubungan internasional di dunia akademik
4. Permohonan disetujui oleh atasan pelamar
5. Komitmen untuk mempersiapkan dan melaksanakan proyek beasiswa, proyek pengembangan individu atau kelompok kecil sebagai bagian dari perkuliahan
6. Komitmen untuk terlibat aktif dan membangun jaringan dengan berbagai pemangku kepentingan
7. Komitmen untuk menyebarluaskan pembelajaran dari kuliah kepada rekan-rekan dan kolega
8. Pelamar diharapkan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang profesional. Kompetensi bahasa Inggris pelamar merupakan bagian dari proses seleksi. Penilaian kompetensi bahasa dilakukan melalui wawancara virtual (online) dan bukti tambahan yang diberikan oleh pelamar (bukti studi atau tinggal di negara berbahasa Inggris, bekerja di lingkungan berbahasa Inggris, menyelesaikan studi dalam bahasa Inggris, kursus bahasa atau tes bahasa).
9. Pelamar yang saat ini sedang menerima beasiswa yang didanai oleh Pemerintah Australia tidak memenuhi syarat untuk melamar kuliah singkat ini.
10. Peserta akan dipilih melalui proses seleksi kompetitif di mana pelamar mengajukan:
       a. Tanggapan terhadap kriteria seleksi (3-4 pertanyaan)
       b. CV yang menjelaskan peran dan tanggung jawab mereka di sektor tersebut

Simak juga » Beasiswa ACYLS Full S2, S3, Riset di China untuk Pemuda ASEAN

Persyaratan:
1. Berusia minimal 18 tahun pada saat memulai kuliah singkat;
2. Tidak memiliki status tempat tinggal permanen Australia atau sedang mengajukan permohonan tempat tinggal permanen;
3. Warga negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia;
4. Bukan personel militer yang sedang aktif bertugas;
5. Tidak menikah, bertunangan, atau menjadi pasangan de facto dari seseorang yang memegang atau memenuhi syarat untuk memegang kewarganegaraan atau status tempat tinggal permanen Australia atau Selandia Baru;
6. Telah bekerja di Indonesia dan di bidang yang relevan dengan kuliah singkat sebelum tanggal yang diajukan untuk memulai kuliah singkat;

Dokumen aplikasi:

1. Salinan ijazah akademik minimal gelar Sarjana (S1) atau yang lebih tinggi
2. Salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang berlaku
3. Surat usulan dari atasan
4. Opsional: hasil tes kemampuan bahasa Inggris atau sertifikat partisipasi dalam forum/seminar/pelatihan luar negeri

Simak juga » Beasiswa Erasmus Mundus GLOBED Full S2 di 4 Universitas Eropa

Pendaftaran:

Pendaftaran beasiswa Australia Awards Short Course 2025 untuk Foreign Policy: Strategic Equilibrium in the Indo-Pacific Short Course ini dibuka mulai 14 Februari s/d 29 Maret 2025 puku 23:59 WIB. Permohonan dilakukan secara online melalui laman www.australiaawardsindonesia.org. Lengkapi formulir online yang disediakan pada “Registration link” serta unggah dokumen aplikasi yang diminta. Sekitar 2-3 minggu setelah batas waktu pendaftaran, Australia Awards Indonesia akan menghubungi kandidat yang terpilih untuk mengikuti wawancara. Pada tahap ini, hanya kandidat yang terpilih yang akan menerima undangan wawancara melalui email dan pesan teks.Kandidat yang terpilih akan diberitahu hasil seleksinya pada Mei 2025.

Selain beasiswa kebijakan luar negeri, Australia Awards juga menawarkan topik lain untuk kursus singkat di Australia, seperti Feeding the Future: Maternal and Children’s Nutrition, kemudian Pasture, Feed and Water Management Practices to Improve Dairy Livestock Productivity, ada juga Breaking Barriers: Promoting Inclusive Leadership in STEM. Hanya saja kriteria pelamar, persyaratan, dan jadwal pendaftaran berbeda-beda. Kamu bisa cek kesesuaian program kuliah singkat tersebut dengan profilmu. Selamat mencoba!

Kontak:
[e] shortcourse@australiaawardsindonesia.org
[w] https://www.australiaawardsindonesia.org

2/17/2025 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa Griffith University Jenjang S1, S2 di Australia Dibuka!

Griffith University, Australia membuka pendaftaran beasiswa internasional jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) untuk perkuliahan yang dimulai tahun 2025. Beasiswa ini tersedia melalui skema Vice Chancellor’s International Scholarship. Sasarannya adalah kandidat internasional, termasuk pelamar Indonesia.

Beasiswa Griffith University ini menawarkan tanggungan biaya kuliah sebesar 50% baik jenjang S1 maupun S2. Beasiswa kuliah tersebut diberikan sesuai durasi masing-masing program studi yang diambil di Griffith University. Bisa dicoba bagi Anda yang ingin mendapatkan pengurangan biaya kuliah dari biaya yang semestinya dibayar. 

Simak juga » Beasiswa di Stanford University, AS Program S2, S3 Full

Persyaratan:
1. Warga negara selain Australia atau Selandia Baru (salah satunya Indonesia)
2. Menjadi mahasiswa baru yang sudah mendapatkan tawaran untuk kuliah sebelum batas waktu pendaftaran beasiswa
3. Memiliki IPK minimum pada studi sebelumnya 6.0 atau lebih pada skala 7 poin (setara IPK 3.43 skala 4.0)
4. Telah menerima tawaran belajar di Griffith pada tanggal penutupan aplikasi beasiswa
5. Memenuhi semua persyaratan masuk akademik dan bahasa Inggris untuk program kuliah sarjana atau pascasarjana pilihan
6. Merupakan mahasiswa penuh waktu mulai tahun 2024, 2025 atau 2026.

Dokumen aplikasi:
1. Copy ijazah dan transkrip nilai dilegalisir
2. Personal Statement yang berisi alasan mengajukan permohonan beasiswa, program studi yang dipilih di Griffith University, serta bagaimana Anda menggunakan gelar tersebut untuk memberikan dampak di masa depan. Sertakan informasi lain yang dirasa memperkuat lamaran Anda.

Simak juga » Beasiswa Pemerintah Malaysia Program S2, S3 Full

Pendaftaran:
Pertama, pelamar beasiswa harus mendaftar kuliah biasa (coursework) terlebih dahulu di Griffith University, Australia tahun akademik 2025 dan memilih jurusan yang diminati, baik jenjang S1 maupun S2. Setelah memperoleh Letter of Offer atau surat penawaran kuliah, berikutnya pelamar mendaftar ke program beasiswa dengan melengkapi dokumen aplikasi yang diminta di atas. Pendaftaran kuliah dan beasiswa di Griffith University ini bisa dilakukan di laman griffith.edu.au sebelum deadline berakhir. Jika memenuhi syarat, panel universitas akan meninjau aplikasi Anda.

Pendaftaran beasiswa S1, S2 di Griffith University dibuka tiga kali. Pendaftaran untuk perkuliahan yang dimulai pada Trimester 2 2025 dibuka hingga 12 April 2025. Pengumuman beasiswa paling lambat 30 April 2025. Selanjutnya pendaftaran beasiswa untuk perkuliahan di Trimester 3 2025 dibuka hingga 16 Agustus 2025. Pengumuman beasiswa selambatnya 29 Agustus 2025. Perkuliahan dimulai 3 November 2025.

Simak juga » Beasiswa Guru PGSD Program S1 Dalam Negeri Full 

Kontak:
International Office
Griffith University
170 Kessels Road
Nathan Qld 4111
Australia
[t] 61737356425
[w] https://www.griffith.edu.au

2/08/2025 | 0comments | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2025 – BEASISWA 2026 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa 2025 tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2025 – 2026 maupun 2026 – 2027. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
2/04/2025 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia 2025 – 2026 Program S2, S3

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarships. Ya, pendaftarannya sudah dibuka kembali. Beasiswa Pemerintah Australia 2025 – 2026 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Beasiswa Australia Awards 2025 – 2026 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan yang kurang beruntung, penyandang disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung. Selain itu, pelamar juga ditargetkan kepada pegawai pemerintahan, baik pusat maupun daerah.
 
Meski begitu, beasiswa Australia Awards juga bisa dilamar dari kandidat non sasaran, seperti masyarakat umum, PNS, sektor swasta, dll.
 

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula dana saat kedatangan, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa, dukungan penunjang akademik, visa pelajar, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut.
 
Setelah menyelesaikan tahun pertama studi, penerima beasiswa juga berhak mendapatkan tiket pesawat reuni, dan hak ini akan berlaku setiap tahun selama masa beasiswa, kecuali tahun terakhir. Terakhir, penerima juga akan mendapatkan tiket pesawat pulang ke negara asal mereka setelah selesai studi. Selain itu, kandidat terpilih memiliki kesempatan untuk mengikuti program Pengembangan Profesional dan Jaringan, yang menyediakan pengalaman pengembangan pribadi dan profesional selama studi di Australia dan setelah kembali ke Indonesia sebagai alumni.

Bidang studi prioritas: 
Equitable and sustainable economic transformation
▪ Economic governance
▪ Trade and investment
▪ Education
▪ Research and innovation
▪ Secure jobs
▪ Digital transformation
▪ Health
▪ Social protection
▪ Decentralised governance and basic service delivery
▪ GEDSI
▪ Civil society
▪ Scholarships

Climate resilient communities
▪ Energy transition and climate and infrastructure partnership
▪ Animal/human health services and biosecurity
▪ Climate change adaptation and climate-resilient infrastructure
▪ Disaster preparedness and response capacity
▪ GEDSI
▪ Civil society

Strong institutions
▪ Justice Transparency
▪ Civil society participation
▪ Democratic strengthening
▪ Religious tolerance
▪ Cyber security
▪ Misinformation and disinformation
▪ Maritime cooperation
▪ Counterterrorism and countering violent extremism
▪ Regional leadership
▪ Trilateral engagement
▪ GEDSI
▪ Research and innovation
▪ Scholarships
Persyaratan Umum:
1. Usia minimum 18 tahun pada 1 Februari
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia
3. Tidak berkwarganegaraan Australia, memiliki izin tinggal permanen di Australia, atau mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia secara permanen
4. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru
5. Tidak bertugas di kemiliteran
6. Belum pernah menerima beasiswa Australia Awards jangka panjang lainnya kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu saat berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun.
7. Tidak menjalani hukuman atau sedang dalam penyelidikan kegiatan kriminal termasuk yang berkaitan dengan Perlindungan Anak dan PSEAH.
8. Memenuhi kriteria spesifik yang ditetapkan oleh Area Program atau pemerintah kewarganegaraan pemohon (misalnya, telah bekerja selama beberapa tahun di bidang yang sesuai)
9. Dapat memenuhi persyaratan penerimaan universitas tempat beasiswa dilaksanakan (ini bisa berarti bahwa Area Program dapat menarik kembali tawaran beasiswa jika penerima tidak mampu memenuhi persyaratan penerimaan universitas.)
10. Dapat memenuhi semua persyaratan Department of Home Affairs untuk memiliki Visa Pelajar. Ini bisa berarti bahwa Area Program perlu menarik tawaran beasiswa jika penerima tidak dapat memenuhi persyaratan visa; 
11. Tidak melamar beasiswa untuk program studi di tingkat akademik yang lebih rendah dari yang telah dicapai (misalnya melamar beasiswa Master ketika mereka sudah memegang gelar PhD).
Persyaratan khusus: 
1. Mendaftar untuk bidang studi yang masuk dalam area prioritas (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas)
2. Pelamar harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) (dalam skala 4.0) sesuai dengan ketentuan berikut: untuk beasiswa bagi pegawai pemerintah, IPK minimal 3.0 untuk program PhD dan 2.9 untuk program Magister; untuk pelamar kelompok sasaran, IPK minimal 2.75 untuk program PhD dan Magister; serta untuk pelamar non-sasaran, IPK minimal 3.0 untuk program PhD dan 2.9 untuk program Magister.
3. Pelamar untuk program Magister harus memiliki skor kemampuan bahasa Inggris sesuai dengan ketentuan berikut: untuk pegawai pemerintah, minimal IELTS 6.0, TOEFL ITP 552, TOEFL iBT 80, atau PTE Academic 56; untuk kelompok sasaran, minimal IELTS 4.5, TOEFL ITP 425, TOEFL iBT 33, atau PTE Academic 32; dan untuk non-sasaran, minimal IELTS 6.0, TOEFL ITP 552, TOEFL iBT 80, atau PTE Academic 56.
4. Pelamar untuk program PhD harus memiliki skor kemampuan bahasa Inggris sesuai dengan ketentuan berikut: untuk pegawai pemerintah, minimal IELTS 6.0, TOEFL ITP 552, TOEFL iBT 80, atau PTE Academic 56; untuk kelompok sasaran, minimal IELTS 6.0, TOEFL ITP 552, TOEFL iBT 80, atau PTE Academic 56; dan untuk non-sasaran, minimal IELTS 6.5, TOEFL ITP 570, TOEFL iBT 88, atau PTE Academic 61.
5. Hasil tes IELTS, TOEFL, atau PTE harus masih berlaku hingga 1 Januari 2026. Tanggal tes harus paling lambat 1 Januari 2024. Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
6. Memberikan rincian kontak pusat tes untuk verifikasi hasil tes TOEFL
7. Sudah memiliki gelar sarjana, jika mengajukan permohonan untuk program Magister.
8. Sudah memiliki gelar Magister, jika mengajukan permohonan untuk program Doktoral. Sertifikat spesialisasi/profesional tidak dianggap sebagai gelar Magister.
9. Belum pernah menerima Beasiswa Australia Awards jangka panjang dalam empat tahun terakhir.
10. Menjawab semua pertanyaan yang relevan pada formulir aplikasi; dan,
11. Mau dan bersedia untuk mengikuti pelatihan Bahasa Inggris untuk Tujuan Akademik (EAP) secara penuh waktu (Senin - Jumat, pukul 8 pagi hingga 4 sore) di Indonesia sebelum memulai studi di Australia, jika diberikan beasiswa. Durasi EAP akan berkisar antara 6 minggu hingga 12 bulan, tergantung pada tingkat keterampilan bahasa Inggris penerima beasiswa.

Dokumen aplikasi:
1. Salinan ijazah perguruan tinggi resmi (dilegalisir)*
2. Salinan transkrip nilai perguruan tinggi resmi (dilegalisir)*
3. Scan akte kelahiran
5. Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
4. Scan Curriculum vitae terbaru
5. Scan hasil tes bahasa Inggris
5. scan dua referensi akademik bagi pelamar Masters by Research atau PhD (Unduh); Satu scan referensi akademik dan satu scan referensi dari tempat lain (misal, tempat kerja, supervisor organisasi) bagi pelamar Masters by Coursework (Unduh)
6. Letter of support dari universitas Australia (bagi pelamar PhD)
7. Scan Nominating Agency Declaration, khusus bagi pelamar pegawai pemerintahan (Unduh)
8. Scan Surat Keputusan Pengangkatan PNS, khusus bagi pelamar pegawai pemerintahan
9. Dokumen pendukung bagi pelamar sasaran, seperti SK PNS, KTP dari provinsi target, surat konfirmasi status disabilitas, dll.

* Harus dilegalisir oleh lembaga yang menerbitkan dokumen atau notaris


Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2025 – 2026 untuk perkuliahan yang dimulai 2026 dapat diajukan secara online. Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di laman australiaawardsindonesia.org

Pendaftaran online ini dibuka mulai 1 Februari - 30 April 2025 pukul 20.59 WIB. Sebaiknya ajukan sebelum deadline.

Pelamar akan diseleksi berdasarkan aplikasi yang diajukan dan hanya mereka yang masuk pemeringkatan yang akan dihubungi untuk mengikuti tahap seleksi wawancara dan tes IELTS.  Pemberitahuan hasil seleksi tersebut disampaikan pada Juni 2025. Seleksi wawancara dan tes IELTS akan digelar pada Juli 2025. Calon yang berhasil terpilih beasiswa nantinya akan diberitahukan hasil final paling lambat Agustus 2025.

Kontak: 
Australian Awards-Indonesia
RDTX Place, 46th Floor, Jl Prof. Dr. Satrio, Kav 3,
Jakarta Selatan 12940, Indonesia
[WA] +62 811-8123-0101
[e] longtermawards@australiaawardsindonesia.org
[w] https://www.australiaawardsindonesia.org
2/02/2025 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa Kewirausahaan LPDP Program S2 untuk Pengusaha

Beragamnya pilihan beasiswa yang disediakan LPDP membuka peluang semakin besar bagi kandidat yang berminat mengajukan beasiswa. Salah satunya adalah program beasiswa targeted yang menyasar para wirausahawan atau pengusaha muda di tanah air.
1/28/2025 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa Penyandang Disabilitas LPDP S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri

Keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan berbagai peluang beasiswa disediakan bagi individu dengan kebutuhan khusus ini. Sebut saja LPDP yang pada 2025 kembali membuka Beasiswa Penyandang Disabilitas atau
1/25/2025 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP Program S2, S3 untuk Daerah Afirmasi

Salah satu pilihan beasiswa afirmasi yang ditawarkan LPDP 2025 adalah Beasiswa Daerah Afirmasi. Sasaran dari beasiswa ini adalah para pelamar yang berasal dari wilayah afirmasi yang ditetapkan LPDP.
1/19/2025 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa PNS, TNI, Polri Program S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri LPDP

Skema beasiswa satu ini juga rutin ditawarkan beasiswa targeted LPDP bagi yang memenuhi kriteria, yakni Beasiswa PNS, TNI, dan Polri 2025. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), prajurit TNI, maupun anggota Polri di satuan masing-masing. Dengan Beasiswa PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri di berbagai universitas.
1/18/2025 | 0comments | Baca selengkapnya

IPK di Bawah 3? Ini Daftar Beasiswa S2 yang Bisa Kamu Lamar

Memiliki IPK di bawah 3 sering kali dianggap sebagai penghalang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, terutama jika kamu ingin mendapatkan beasiswa. Banyak orang merasa ragu dan minder karena IPK yang dianggap kurang memenuhi standar, sehingga kehilangan kepercayaan diri untuk mencoba melamar beasiswa. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian.

Ada banyak program beasiswa yang tidak hanya melihat IPK sebagai satu-satunya kriteria. Beberapa bahkan memberikan prioritas pada aspek lain seperti pengalaman kerja, kontribusi sosial, atau potensi besar dalam bidang tertentu. Artikel ini akan membahas daftar beasiswa, tips melamar, dan cara meningkatkan peluangmu.

beasiswa s2 ipk rendah, beasiswa s2 ipk dibawah 3, beasiswa ipk dibawah 3, beasiswa kuliah ipk rendah

Mengapa Beasiswa S2 Tetap Mungkin untuk IPK di Bawah 3?

Beberapa program beasiswa tidak hanya berfokus pada IPK, tetapi juga mempertimbangkan aspek lain seperti pengalaman kerja, kontribusi sosial, motivasi, dan kemampuan bahasa. Beasiswa seperti ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada pelamar yang mungkin memiliki prestasi di luar akademik atau potensi besar di bidang tertentu. Tidak sedikit pemberi beasiswa yang percaya bahwa IPK hanyalah salah satu indikator dan bukan satu-satunya ukuran kesuksesan di masa depan.

Simak juga » Beasiswa S2 Luar Negeri Terbaru yang Dibuka

Selain itu, dengan berkembangnya berbagai program pendidikan inklusif, banyak penyedia beasiswa kini memperluas kriteria penerimaan mereka untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak individu yang memiliki potensi besar meskipun IPK-nya tidak memenuhi standar ideal.

Daftar Beasiswa S2 yang Bisa Kamu Lamar dengan IPK di Bawah 3

Berikut adalah 10 pilihan beasiswa yang bisa kamu lamar meskipun IPK-mu tidak memenuhi standar ideal. Jangan ragu untuk melamar, karena peluang tetap terbuka lebar bagi mereka yang berusaha!

1. Beasiswa Swedish Institute Scholarships for Global Professionals (SISGP)
Beasiswa SISGP tidak mensyaratkan IPK minimal dalam proses seleksinya. Program beasiswa yang ditawarkan oleh Institut Swedia ini bertujuan untuk mendukung calon pemimpin global yang ingin melanjutkan studi di Swedia. Fokus utama seleksi adalah pada potensi kepemimpinan, pengalaman profesional, serta komitmen untuk berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi di negara asal. Meskipun IPK bukan faktor penentu, pelamar yang memiliki pengalaman kerja, kegiatan ekstrakurikuler, atau kontribusi sosial yang signifikan tetap memiliki peluang besar untuk diterima.

2. Beasiswa TaiwanICDF
Beasiswa TaiwanICDF tidak membatasi IPK. Program ini lebih menekankan pada komitmen pelamar untuk berkontribusi pada pembangunan global dan kontribusi yang bisa diberikan setelah kembali ke negara asal. Meskipun IPK tidak menjadi persyaratan, pelamar diharapkan memiliki potensi akademik yang baik dan visi yang jelas tentang bagaimana mereka akan berkontribusi pada dunia internasional.

3. Beasiswa Chevening
Program beasiswa yang didanai oleh pemerintah Inggris ini tidak mensyaratkan IPK minimal, memberikan peluang kepada pelamar yang memiliki keunggulan di luar aspek akademik. Chevening lebih fokus pada kualitas kepemimpinan, pengalaman kerja, serta komitmen terhadap perubahan sosial dan pembangunan global. Para pelamar yang memiliki visi yang jelas untuk masa depan dan mampu menunjukkan bagaimana mereka akan memanfaatkan pengalaman studi di Inggris untuk berkontribusi pada masyarakat mereka sendiri akan sangat dihargai.

4. Beasiswa France Excellence
Beasiswa France Excellence memberikan kesempatan untuk melanjutkan studi di Prancis dengan menekankan pada kualitas akademik, keahlian, serta potensi pelamar untuk berkontribusi pada bidang mereka. Beasiswa ini lebih mengutamakan kemampuan dan pengalaman lain daripada sekadar nilai IPK. Para pelamar yang memiliki pengalaman profesional atau kegiatan ekstrakurikuler yang signifikan memiliki peluang besar untuk diterima, meskipun IPK mereka tidak terlalu tinggi.

5. Beasiswa Australia Awards
Australia Awards adalah salah satu beasiswa terkemuka untuk studi di Australia yang mensyaratkan IPK minimal 2.9 pada skala 4.0. Meskipun demikian, bagi pelamar dengan IPK lebih rendah, peluang tetap ada selama mereka dapat menunjukkan pengalaman kerja yang relevan, komitmen terhadap perubahan sosial, serta visi untuk berkontribusi pada negara asal setelah menyelesaikan studi. Program ini sangat mengutamakan kemampuan pelamar dalam kepemimpinan dan pengembangan masyarakat.

6. Beasiswa LPDP Afirmasi
LPDP Afirmasi memberikan kesempatan bagi calon penerima beasiswa yang berasal dari daerah-daerah yang kurang terwakili di Indonesia dan mensyaratkan IPK minimal 2.5. Beasiswa ini lebih mengutamakan calon dengan pengalaman sosial dan kontribusi terhadap masyarakat, terutama di bidang pendidikan, pembangunan, dan pemberdayaan. Pengalaman kerja atau kegiatan sosial yang relevan akan sangat mendukung aplikasi kamu.

7. Beasiswa GKS (Global Korea Scholarship)
Untuk program beasiswa ini, IPK minimal 2.6 pada skala 4.0 menjadi persyaratan. GKS juga mempertimbangkan kualitas pribadi, kemampuan bahasa, serta motivasi untuk belajar di Korea dan berkontribusi pada masyarakat global. Pelamar dengan pengalaman internasional atau kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung akan semakin diperhitungkan dalam proses seleksi.

8. Beasiswa MAECI (Ministero degli Affari Esteri e della Cooperazione Internazionale)
Beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah Italia ini tidak mensyaratkan IPK minimal sebagai kriteria utama. Beasiswa MAECI lebih menekankan pada kualitas akademik, pengalaman profesional, dan potensi pelamar untuk berkontribusi pada kerjasama internasional. Program ini memberikan kesempatan besar bagi pelamar yang menunjukkan komitmen kuat terhadap studi dan karier internasional di bidang yang relevan dengan tujuan global.

9. Beasiswa Sheffield Hallam University
Beasiswa dari Sheffield Hallam University ini mensyaratkan IPK minimal 2.1 pada skala 4.0. Namun, IPK bukan satu-satunya faktor penentu dalam seleksi. Sheffield Hallam juga mempertimbangkan pengalaman ekstrakurikuler, kontribusi sosial, serta potensi pelamar untuk beradaptasi dan berkontribusi di lingkungan akademik internasional. Pelamar yang memiliki visi yang jelas dan rekam jejak dalam kegiatan kepemimpinan atau pengembangan komunitas dapat memperbesar peluang diterima.

10. Beasiswa Shanghai University
Beasiswa dari Shanghai University ini membuka kesempatan bagi pelamar internasional dengan IPK minimal 2.5 untuk melanjutkan studi di Shanghai. Meskipun IPK menjadi salah satu kriteria seleksi, pelamar yang menunjukkan motivasi kuat untuk belajar, pengalaman internasional, dan kemampuan untuk beradaptasi di lingkungan akademik global akan memiliki peluang lebih besar untuk diterima. Pelamar yang memiliki rencana karier yang jelas dan relevansi bidang studi dengan perkembangan global juga sangat dipertimbangkan.

Tips Meningkatkan Peluang Mendapatkan Beasiswa S2

Berikut adalah beberapa tips yang bisa meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan beasiswa S2, meskipun memiliki IPK di bawah 3:

1. Fokus pada Kelebihan Non-Akademik
Jika IPK-mu rendah, pastikan aspek lain seperti pengalaman kerja, kontribusi sosial, dan kemampuan bahasa asing menjadi nilai tambah. Jelaskan dengan jelas bagaimana pengalamanmu dapat memberikan dampak positif pada studi dan karier.

2. Buat Proposal Penelitian yang Kuat
Banyak program beasiswa S2 memprioritaskan pelamar dengan proposal penelitian yang inovatif dan relevan. Proposal yang baik bisa mengimbangi kekurangan di bidang akademik. Pelajari Cara Menulis Proposal Riset untuk Beasiswa S2 yang Efektif dan Menarik.

3. Tingkatkan Skor Bahasa Inggris
Untuk beasiswa internasional, skor TOEFL atau IELTS sering kali lebih diperhatikan daripada IPK. Persiapkan diri dengan serius untuk tes ini agar memiliki nilai kompetitif.

4. Cari Rekomendasi yang Tepat
Surat rekomendasi dari dosen, atasan, atau mentor yang mengenal baik potensimu bisa menjadi pendukung penting. Pastikan mereka memberikan testimoni yang relevan dan positif. Pelajari Panduan Lengkap Menulis Surat Rekomendasi Beasiswa: Tips & Contoh.

5. Ikuti Pelatihan atau Sertifikasi
Menambah portofolio dengan sertifikasi atau pelatihan profesional bisa menunjukkan bahwa kamu adalah pembelajar yang aktif dan memiliki komitmen terhadap pengembangan diri.

6. Aktif dalam Kegiatan Sosial atau Komunitas
Pengalaman di organisasi sosial atau komunitas bisa menjadi nilai tambah yang signifikan. Beberapa pemberi beasiswa bahkan mencari pelamar yang memiliki dedikasi terhadap pemberdayaan masyarakat.

Simak juga » Info Peluang Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri

FAQ Beasiswa untuk IPK Rendah

1. Apakah ada peluang mendapatkan beasiswa jika IPK saya di bawah 2,5?

Ya, beberapa program seperti beasiswa afirmasi atau beasiswa berbasis pengalaman kerja lebih memprioritaskan faktor non-akademik. Kamu juga bisa fokus pada beasiswa yang menilai proposal penelitian atau kontribusi sosial.

2. Apakah pengalaman kerja bisa menggantikan syarat IPK?

Pada beberapa program, pengalaman kerja yang relevan dan signifikan bisa menjadi pertimbangan utama, terutama untuk beasiswa internasional seperti Chevening atau Australia Awards. Pengalaman kerja menunjukkan kemampuan praktis dan komitmen yang sering kali lebih bernilai daripada sekadar nilai akademik.

3. Bagaimana jika IPK saya rendah tetapi memiliki skor TOEFL/IELTS tinggi?

Skor TOEFL atau IELTS yang tinggi bisa menjadi keunggulan kompetitif. Dalam aplikasi, tunjukkan bagaimana kemampuan bahasa Inggrismu akan mendukung keberhasilan studi dan kontribusimu di masa depan. Kamu juga bisa menonjolkan kemampuan berkomunikasi selama wawancara beasiswa.

4. Apakah sertifikasi tambahan bisa membantu?

Tentu. Sertifikasi profesional atau pelatihan tambahan menunjukkan bahwa kamu adalah pembelajar aktif dan bisa menambah nilai pada aplikasi beasiswamu. Sertifikasi di bidang tertentu juga bisa menjadi bukti kompetensi yang relevan dengan program studi yang dituju.

5. Bagaimana cara meyakinkan pemberi beasiswa tentang potensi saya?

Gunakan esai atau surat motivasi untuk menjelaskan pengalaman, tujuan, dan kontribusi masa depanmu. Fokus pada kekuatanmu seperti pencapaian non-akademik, dedikasi terhadap masyarakat, atau rencana studi yang spesifik dan relevan. Jangan lupa sertakan bukti konkret seperti penghargaan, portofolio, atau testimoni dari rekan kerja.

6. Apa yang harus saya lakukan jika merasa minder karena IPK rendah?

Rasa minder adalah hal yang wajar, tetapi jangan biarkan itu menghalangi langkahmu. Fokus pada kelebihan yang kamu miliki dan bagaimana kamu dapat memberikan kontribusi nyata. Ingatlah bahwa banyak program beasiswa mencari kandidat yang memiliki semangat dan potensi besar, bukan hanya nilai akademik.

7. Apakah ada beasiswa khusus untuk daerah tertentu atau kelompok tertentu?

Ya, beberapa beasiswa seperti LPDP Afirmasi, Beasiswa 3T, atau program dari lembaga swasta sering kali dirancang untuk mendukung pelamar dari daerah tertentu atau kelompok yang kurang terwakili. Pastikan kamu mencari informasi tentang program-program ini.

8. Bagaimana cara menemukan informasi terbaru tentang beasiswa?

Kamu bisa mengikuti situs resmi pemberi beasiswa, media sosial, dan grup komunitas pendidikan. Bergabunglah dalam diskusi online di platform seperti LinkedIn, Telegram, atau forum beasiswa untuk mendapatkan pembaruan langsung dari alumni atau pelamar lainnya.

Kesimpulan

Meskipun memiliki IPK di bawah 3, peluang untuk mendapatkan beasiswa S2 tetap terbuka lebar. Dengan strategi yang tepat, fokus pada keunggulan lain, dan semangat pantang menyerah, kamu bisa meraih impian melanjutkan studi. Jangan takut untuk mencoba berbagai program beasiswa yang sudah disebutkan di atas, dan pastikan untuk mempersiapkan aplikasi dengan sebaik mungkin. Semoga sukses!

12/17/2024 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 2025 – 2026, Ini Info dan Peluangnya!

Anda masih mencari beasiswa S2 yang tepat untuk pembiayaan studi? Cukup banyak peluang saat ini tersedia. Mulai dari yang memberikan biaya penuh, menanggung dana kuliah saja, atau pun dana parsial untuk kebutuhan studi tertentu. Pemilihan beasiswa tersebut sangat tergantung pada keperluan Anda. Jika menginginkan semua kebutuhan studi ditanggung pihak sponsor atau donatur, pilihan beasiswa penuh jadi prioritas. Sebaliknya, jika memiliki dana cukup/pas-pasan dan ingin mengurangi biaya yang dikeluarkan, beasiswa parsial dapat dipertimbangkan.

Uraian kali ini tidak membahas mana info beasiswa yang paling tepat yang bisa Anda pilih. Sebab, tepat tidaknya tergantung pertimbangan masing-masing. Di bawah ini adalah ulasan peluang-peluang beasiswa yang bisa diikuti serta kelebihan dan kekurangannya, sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum mendaftar.

Khusus beasiswa S2 2025-2026, sebagian telah buka pendaftaran, dan banyak lagi menyusul kemudian. Beasiswa S2 tersebut terdiri dari beasiswa S2 luar negeri yang umumnya disediakan oleh donatur luar, sebagian lagi adalah beasiswa S2 dalam negeri yang diselenggarakan oleh lembaga di tanah air.

Berikut ini adalah 15 beasiswa S2 2025-2026 yang rutin ditawarkan:

Beasiswa Pendidikan Indonesia – LPDP
Skema beasiswa pemerintah ini dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Programnya dinamai Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Cukup beragam beasiswa BPI yang ditawarkan oleh LPDP tersebut. Misalnya Reguler LPDP, Beasiswa Afirmasi, Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia, Beasiswa Co-Funding, Beasiswa Targeted, dll. Beasiswa LPDP bisa dibilang paling favorit di tanah air saat ini. Itu karena selain menawarkan beasiswa penuh bagi penerimanya, juga luasnya cakupan bidang studi serta universitas yang ditawarkan. Anda dapat melamar beasiswa BPI untuk studi S2 di dalam maupun luar negeri. Pendaftaran dibuka Januari 2025 hingga Juli 2025.

Info Pendaftaran » Beasiswa LPDP

Beasiswa Gates Cambridge
Program beasiswa ini ditawarkan Bill and Melinda Gates Foundation setiap tahun.Jika Anda memiliki prestasi dan berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di University of Cambridge Inggris, Beasiswa Gates Cambridge bisa menjadi salah satu pilihan. Yang menarik, Beasiswa Gates Cambridge dapat dipergunakan untuk studi di berbagai jurusan di Universitas Cambridge. Jadi, bila Anda mengincar beasiswa S2 luar negeri, Beasiswa satu ini patut dipertimbangkan. Khusus beasiswa S2, kandidat terpilih dapat memperoleh manfaat beasiswa hingga 24 bulan. Selain biaya pendidikan, juga tersedia biaya visa, tiket pp, biaya hidup, tunjangan keluarga, dll. Pendaftaran dibuka mulai 4 September hingga 7 Januari 2025.

Info Pendaftaran » Beasiswa Gates Cambridge

Beasiswa Dosen Kemendikbudristek
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) juga punya skema beasiswa sendiri yang ditawarkan rutin setiap tahun untuk para dosen. Menyasar dosen dan tenaga kependidikan, beasiswa  ini cukup dikenal kalangan kampus. Apalagi, dosen dan tenaga kependidikan di tanah air jumlahnya tidak sedikit. Bagi Anda yang memiliki profesi di bidang tersebut dan sedang mencari beasiswa S2 2025-2026, beasiswa Kemendikbudristek satu ini patut dipertimbangkan. Beasiswa menyediakan pembiayaan pendidikan penuh dan menawarkan beberapa pilihan bagi pelamarnya. Di antaranya Beasiswa S2 dan S3 dalam negeri dan beasiswa S2 dan S3 luar negeri. Pendaftaran biasanya dibuka Mei hingga Juni.

Info Pendaftaran » Beasiswa Dosen Dikti

Beasiswa Open Doors
Program beasiswa Open Doors ditawarkan Pemerintah Rusia bersama dengan Global Universities Association, wadah universitas di Rusia. Beasiswa Open Doors ditawarkan dalam bentuk kompetisi. Menarik bila Anda mengincar beasiswa S2 luar negeri, terutama di Rusia. Bila pelamar berhasil memenangkan kompetisi tersebut, maka akan dihadiahi beasiswa S2 di Rusia. Selain itu, beasiswa S2 Open Doors ini bisa dimanfaatkan untuk kuliah di puluhan kampus di Rusia termasuk di antaranya universitas-universitas top dunia di negara tersebut. Yang menarik juga, kuota beasiswa yang disediakan cukup banyak, mencapai 300 kursi beasiswa. Peserta yang terpilih akan mendapatkan beasiswa berupa tanggungan 100 persen biaya kuliah (tuition fee). Pendaftaran dibuka September hingga November.

Info Pendaftaran » Beasiswa Open Doors

Beasiswa Fulbright
Tak disangkal, beasiswa Fulbright banyak menyedot minat bagi pemburu beasiswa ke Amerika Serikat. Beasiswa ini terbilang cukup tua, bahkan ditawarkan di ratusan negara, termasuk Indonesia. Nah, untuk Anda yang berencana melanjutkan S2 di universitas-universitas AS, beasiswa Fulbright layak dipertimbangkan. Fulbright merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beberapa jenis dengan sasaran berbeda. Misalkan Fulbright Master’s Degree Scholarship, Fulbright Doctoral Degree Scholarship, Fulbright DAI, dan banyak lagi. Pendaftaran 2025 sudah dibuka hingga 15 Februari 2025.

Info Pendaftaran » Beasiswa Fulbright

Beasiswa SISGP
Program beasiswa S2 satu ini ditawarkan Pemerintah Swedia. Nama programnya Swedish Institute Scholarships for Global Profesionals (SISGP) atau Beasiswa SISGP. Pelamar dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan mendaftar. Beasiswa SISGP ini menawarkan dana biaya kuliah, biaya hidup, biaya perjalanan, serta asuransi.  Bagi Anda yang ingin melanjutkan studi S2 di universitas Swedia, beasiswa SISGP Swedia patut dipertimbangkan. Pendaftaran beasiswa S2 2025 dibuka hingga 26 Februari 2025.

Info Pendaftaran » Beasiswa SISGP

Beasiswa Monbukagakusho
Beasiswa Pemerintah Jepang ini rutin ditawarkan kepada mahasiswa Indonesia. Beasiswa Monbukagakusho. Anda yang mengincar beasiswa S2 ke Jepang, Monbukagakusho juga menyediakannya.  Program Research Students salah satunya. Beasiswa ini dapat dipergunakan untuk mengambi S2 di universitas-universitas Jepang dan diberikan tanpa ikatan dinas. Selain biaya kuliah juga disediakan biaya hidup. Biasanya beasiswa ditawarkan awal April tiap tahunnya. Namun, untuk jenis yang lain sudah ada yang diumumkan sebelumnya. Pendaftaran dibuka April hingga Mei.

Info Pendaftaran » Beasiswa Monbukagakusho

Beasiswa Chevening
Seperti negara lain, Pemerintah Inggris juga memiliki program beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa asing. Sebut saja Beasiswa Chevening yang di Indonesia selalu jadi incaran tiap tahunnya. Beasiswa Chevening merupakan program beasiswa penuh untuk studi S2 di universitas-universitas Inggris. Melalui beasiswa tersebut, kandidat terpilih dapat kuliah di universitas-universitas terbaik UK.

Selain tanggungan biaya kuliah, penerima beasiswa juga memperoleh tiket perjalanan, biaya penyusunan tesis, tunjangan hidup, dan uang saku bulanan. Pendaftaran dibuka Agustus hingga November.

Info Pendaftaran » Beasiswa Chevening

Beasiswa DAAD
Kualitas pendidikan di negara satu ini juga tak perlu diragukan. Jerman. Tiap tahun pelajar Indonesia yang memilih melanjutkan pendidikan di sana cukup signifikan. Meski begitu, ada cara lain bila Anda ingin kuliah tanpa mengeluarkan biaya. Manfaatkan Beasiswa DAAD yang rutin ditawarkan setiap tahun. Bagi yang mengincar Beasiswa S2 2025-2026 di Jerman, Beasiswa DAAD patut jadi pertimbangan. Beasiswa ini juga memiliki beragam jenis yang menyasar para profesional, dosen, peneliti, maupun masyarakat umum. Biasanya kandidat terpilih diberikan biaya kuliah, biaya perjalanan, asuransi, serta tunjangan lain. Pendaftaran dibuka mulai Agustus 2024 hingga Maret 2025.

Info Pendaftaran » Beasiswa DAAD

Beasiswa Eiffel
Prancis tidak saja tersohor karena Menara Eiffel, tapi menjanjikan kualitas pendidikan yang baik yang dapat diikuti. Jika Anda berminat kuliah S2 di Prancis, Beasiswa Eiffel mungkin bisa menghantarkan impian itu. Setiap tahun Beasiswa Eiffel ditawarkan dan pelamar dari Indonesia salah satu diberi kesempatan mengikutinya. Pelamar yang berminat biasanya diminta untuk mendaftar terlebih dahulu ke universitas yang dituju, kemudian meminta pihak universitas mendaftarkan nama pelamar ke penyelenggara Beasiswa Eiffel. Pelamar yang berhasil biasanya mendapatkan tunjangan hidup bulanan, tiket perjalanan, asuransi kesehatan, serta tunjangan akomodasi. Sementara biaya kuliah dibebaskan bila Anda mendaftar kuliah ke universitas negeri di Prancis. Pendaftaran beasiswa Eiffel 2025 dibuka Oktober 2024 hingga 8 Januari 2025.

Info Pendaftaran » Beasiswa Eiffel

Beasiswa Australia Awards
Februari lalu, beasiswa Australia Awards kembali dibuka. Beasiswa ini didanai Pemerintah Australia untuk studi pascasarjana di universitas-universitas Australia. Beasiswa tersebut didanai penuh dan dapat dipergunakan untuk melanjutkan pendidikan S2 di Australia.

Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, dana penunjang awal di masa perkuliahan, asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri di Australia, bantuan tutorial tambahan jika diperlukan, biaya-biaya pemeriksaan medis dan rontgen, biaya tiket perjalanan kelas ekonomi saat keberangkatan ke Australia dan pulang ke tanah air, serta penelitian lapangan di Indonesia atau Australia. Pendaftaran rutinnya dibuka Februari hingga April.

Info Pendaftaran » Beasiswa Australia Awards

Beasiswa Holland
Sebagai perwakilan resmi Belanda, Nuffic Neso Indonesia juga menyediakan beragam jenis beasiswa untuk studi di universitas-universitas Belanda. Beasiswa itu di antaranya StuNed, Orange Tulip Scholarship, Netherlands Fellowship Programme, dan yang terbaru Holland Scholarship. Beasiswa ini ada yang ditawarkan penuh, seperti StuNed yang merupakan hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda. Namun, ada juga yang sifatnya parsial, seperti OTS dan Holland Scholarship. Untuk Anda yang berburu beasiswa S2 2025-2026, tidak ada salahnya mungkin mencobanya. Pendaftaran dibuka mulai November hingga Februari atau Juni 2025.

Info Pendaftaran » Beasiswa Holland

Beasiswa Sultan Brunei
Meski tidak sepopuler beasiswa luar lainnya. Beasiswa Sultan Brunei ternyata banyak menarik minat mahasiswa Indonesia. Beasiswa tersebut memang sifatnya terbuka, sehingga bisa diikuti oleh mahasiswa negara lain di waktu yang bersamaan, namun tingginya peminat asal Indonesia ikut jadi tanda tanya.

Sepintas, Beasiswa Pemerintah Brunei tersebut menawarkan beasiswa mulai dari D3 hingga S3. Tidak terkecuali beasiswa S2.  Cakupan studi yang dibuka juga luas, tersebar di tiga universitas terbaik di Brunei. Kemudian, yang tak kalah menarik adalah lengkapnya fasilitas beasiswa yang diberikan. Sebut saja tanggungan biaya kuliah, tunjangan bulanan (uang saku, uang buku, uang makan), tiket pesawat, tunjangan bagasi saat pulang, akomodasi, dan bebas biaya rawat jalan di rumah sakit pemerintah. Beasiswa Sultan Brunei tersebut ditawarkan melalui skema Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Pendaftaran dibuka mulai Desember hingga Februari 2025.

Info Pendaftaran » Beasiswa Brunei Darussalam

Beasiswa Türkiye  
Türkiye Scholarships adalah program beasiswa Pemerintah Turki yang ditawarkan tiap tahun bagi kandidat internasional, termasuk Indonesia. Salah satu yang mereka sediakan adalah beasiswa S2 full yang menanggung semua kebutuhan biaya studi di Turki. Jika Anda mengincar beasiswa S2 luar negeri full tahun 2025 - 2026, program beasiswa Turki ini patut diperhitungkan. Yang menarik, selain menanggung kebutuhan studi, pendaftar beasiswa juga akan langsung mendaftar ke universitas yang diminati melalui sistem aplikasi tunggal. Pendaftaran beasiswa dibuka mulai Januari hingga Februari 2025.
 
Info Pendaftaran » Beasiswa Türkiye

Beasiswa MIS
Program beasiswa ini rutin ditawarkan Pemerintah Malaysia bagi mahasiswa internasional. Malaysian International Scholarship (MIS). Beasiswa dibuka bagi masyarakat umum yang ingin melanjutkan S2 dan S3 di universitas-universitas Malaysia.  Ada puluhan universitas yang berpartisipasi. Jika berhasil mendapatkan beasiswa MIS, Anda memperoleh tanggungan biaya kuliah penuh di universitas Malaysia serta tunjangan hidup bulanan. Beasiswa ini juga bisa Anda ikuti untuk studi S2 2025-2026. Pendaftaran biasa dibuka Mei hingga Juni.

Info Pendaftaran » Beasiswa MIS

Itulah sebagian beasiswa S2 2025 - 2026 yang berpeluang untuk Anda ikuti. Silakan simak » Daftar Beasiswa S2 Lengkap untuk mengetahui beasiswa s2 terbaru yang pendaftarannya sedang dibuka.
11/30/2024 | 0comments | Baca selengkapnya

Daftar Beasiswa S2 Luar Negeri 2025 – 2026 Bagi Lulusan S1 / D4

Apakah Anda sudah menemukan beasiswa S2 yang sesuai untuk melanjutkan studi di luar negeri? Jika belum. Beberapa beasiswa S2 luar negeri berikut ini bisa menjadi pilihan untuk mewujudkan impian tersebut. Jumlah yang tersedia sebenarnya banyak sekali. Namun, beasiswa S2 luar negeri yang dimuat ini bisa Anda manfaatkan untuk studi tahun akademik 2025 – 2026.

9/19/2024 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 LPDP – Australia Awards Scholarships Full 2025

Program beasiswa yang ditawarkan satu ini sayang untuk dilewatkan. Namanya Beasiswa LPDP – Australia Awards Scholarship (AAS). Skema beasiswa S2 yang cukup baru yang didanai bersama oleh LPDP dan Australia Awards. Beasiswa ini menyasar warganegara Indonesia umumnya serta terbuka juga bagi PNS atau CPNS. Satu hal yang menarik dari program beasiswa LPDP-AAS ini adalah pelamar tidak disyaratkan harus memiliki LoA unconditional untuk mendaftar. Sebab, pendaftar Beasiswa LPDP - Australia Awards akan didaftarkan oleh Tim AAS  pada Perguruan Tinggi tujuan studi pada saat telah dinyatakan lulus seleksi. Menarik bukan?

Adapun program master yang bisa dilamar untuk Beasiswa LPDP – Australia Awards Scholarships yaitu program master bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology. Pelamar bisa memilih hingga tiga universitas/program studi. Sebanyak 22 perguruan tinggi di Australia yang bisa menjadi kampus tujuan studi.

Simak juga » Beasiswa EWC Program S2, S3 di University of Hawaii, AS

Skema Beasiswa LPDP – AAS
1. Program Beasiswa LPDP – Australia Awards Scholarships (AAS) hanya ditujukan untuk studi jenjang Master dengan masa studi selama 24 (dua puluh empat) bulan.
2. Program studi mencakup bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan program studi sebagaimana terlampir.
3. Pendaftar beasiswa mengikuti proses pendaftaran dan seleksi beasiswa pada aplikasi pendaftaran LPDP. Selanjutnya, Pendaftar Beasiswa LPDP - Australia Awards akan didaftarkan oleh Tim AAI  pada Perguruan Tinggi Tujuan Studi pada saat telah dinyatakan lulus seleksi.
4. Pendaftar tidak disyaratkan mengunggah dokumen LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan, dan dapat memilih 3 (tiga) universitas/prodi tujuan studi.

Cakupan beasiswa:
1. Dana Pendidikan
   - Tuition Fee
   - Dana Pendaftaran
   - Dana Tunjangan Buku
   - Dana Penelitian Tesis
   - Dana Seminar Internasional (di supplementary academic support)
   - Dana Publikasi Jurnal Internasional
2. Dana Pendukung
   - Dana Transportasi
   - Dana Aplikasi Visa
   - Dana Asuransi Kesehatan
   - Dana Kedatangan
   - Dana Hidup Bulanan
   - Dana Lomba Internasional
   - Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
3. Dana Tambahan (sepanjang memenuhi kriteria)
   - Pre-course Departure Training
   - Dana Dukung Disabilitas
   - Introductory Academic Program
   - Medical Check-up saat pembuatan Visa
   - Supplementary Academic Support
   - Reunion Airfare

Simak juga » Beasiswa Chulabhorn Graduate Institute Thailand 2025 – 2026

Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia.
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1).
3. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister.
4. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan:
    a. hasil penyetaraan ijazah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kementerian Agama melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
    b. hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kementerian Agama melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
    c. tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau Kementerian Agama mengenai penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPKnya belum terbit.
5. Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dapat mendaftar dengan ketentuan berikut:
    a. Mendaftar pada program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang sedang ditempuh;
    b. Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi atas program studi yang sedang ditempuh serta menyampaikan surat tersebut kepada LPDP paling lambat 2 (dua) pekan setelah diumumkan lulus seleksi substansi.
    c. Pendaftar wajib untuk menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa.
    d. Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
    e. Bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dan mendapat gelar sebelum pengumuman seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
6. Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dokter spesialis/dokter subspesialis dapat mendaftar program magister, dengan
ketentuan:
    a. Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib menyelesaikan jenjang studi sebelumnya yang berbeda dengan pendaftaran ke LPDP, sebelum melakukan penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.
    b. Pendaftar wajib menyerahkan ijazah atau surat keterangan lulus dari perguruan tinggi jenjang studi sebelumnya yang berbeda dengan pendaftaran ke LPDP, sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa.
    c. Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa jika telah melebihi batas waktu penandatanganan Surat Penyataan Penerima Beasiswa, yang telah ditetapkan oleh LPDP.
7. Pendaftar yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikan studi pada program magister dapat mendaftar Beasiswa LPDP di jenjang studi yang sama, dibuktikan dengan melampirkan surat pemberhentian /sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.
8. Melampirkan surat rekomendasi (berbahasa Inggris) yang diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa. Surat rekomendasi dapat disampaikan dengan dua cara:
    a. Surat Rekomendasi Online Form, disampaikan dengan cara menginput data pemberi rekomendasi melalui aplikasi pendaftaran yang terdiri dari nama perekomendasi, instansi, jabatan, email aktif dan nomor handphone. Selanjutnya, LPDP akan mengirimkan email kepada perekomendasi untuk mengisikan rekomendasi yang kemudian dikirimkan (submit) kepada LPDP.
    b. Surat Rekomendasi Offline Form (unggahan) yang ditandatangani oleh pemberi rekomendasi, disampaikan dengan cara mengunggah dokumen pada aplikasi pendaftaran serta mengisikan data bulan dan tahun surat tersebut diterbitkan atau ditandatangani (contoh format terlampir).
9. Bagi pendaftar berstatus PNS dan CPNS, wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi pada saat pendaftaran beasiswa LPDP sekurang-kurangnya dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah tempat pendaftar bekerja dengan ketentuan:
    a. mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program beasiswa LPDP; dan
    b. mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar.
10. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
11. Beasiswa hanya diperuntukkan bagi kelas reguler atau kelas lain yang ditetapkan oleh LPDP, dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas eksekutif;
    b. Kelas khusus;
    c. Kelas karyawan;
    d. Kelas jarak jauh;
    e. Kelas internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri;
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi; atau
    g. Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
12. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin terlampir).
13. Menulis profil diri (dalam Bahasa Inggris) termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.
14. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (dalam Bahasa Inggris).
15. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.
16. Beasiswa hanya untuk Program Master pada program studi bidang blue economy, green/renewable energy, dan digital/ information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang studi yang ditentukan LPDP.
17. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar yaitu paling tinggi berusia 42 tahun pada 31 Desember di tahun pendaftaran.
18. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya (Diploma Empat/D4 atau Sarjana/S1) sekurang – kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir. Bagi pendaftar lulusan D4 dari studi lanjutan D3, wajib menyertakan transkrip yang memuat seluruh proses studi D3 dan D4.
19. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (8 Oktober 2024). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (ets.org), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:
    a. PTE Academic 58 (tanpa skor keterampilan komunikasi kurang dari 50),
    b. TOEFL iBT® 84 (dengan minimal 21 di semua sub-tes), atau
    c. IELTS™ 6,5 (tanpa band kurang dari 6,0).

Ketentuan pengabdian:
1. Penerima Beasiswa wajib kembali dan mengabdi di Indonesia setelah selesai studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
2. Kembali ke Indonesia dan berkontribusi di Indonesia selama 2 kali masa studi ditambah 1 tahun (2N+1) setelah selesai studi secara berturut-turut.

Simak juga » Beasiswa Pemerintah Kanada (Vanier CGS) Program S3 di Kanada

Dokumen aplikasi:

1. Biodata Diri (Diisi online)
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Scan Ijazah S1 atau SKL (Surat Keterangan Lulus).
4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi.
5. Scan Transkrip Nilai S1/D4  (bukan Transkrip Profesi). Bagi D4 lanjutan dari D3 wajib menyertakan Transkrip D3.
6. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah (Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri)
7. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK (Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri)
8. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli)
9. Surat rekomendasi (berbahasa Inggris) dari akademisi atau tokoh masyarakat *)
10. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar CPNS/PNS sesuai ketentuan
11. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) (Diisi online)
12. Profil diri pada formulir pendaftaran online (dalam Bahasa Inggris). (Diisi online)
13. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (dalam Bahasa Inggris). (Diisi online)
14. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (jika ada) (Diisi online)

*) Surat harus diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa

Simak juga » Beasiswa Kuliah S2 di University of Lausanne, Swiss

Pendaftaran:
Permohonan LPDP – Australia Awards Scholarships untuk tahun akademik 2025 dilakukan secara online. Silakan mendaftaran di laman beasiswa LPDP https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id. Jika sudah punya akun Anda bisa langsung login, namun bila belum punya silakan buat akun terlebih dahulu di bagian “Daftar Disini”. Selanjutnya lengkapi semua dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Pastikan melakukan submit pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran. Untuk pengisian Profil Diri, Essai, dan Surat Rekomendasi pada aplikasi harap ditulis dalam Bahasa Inggris. Pendaftaran beasiswa LPDP – AAS dibuka mulai 26 Agustus s/d 13 September 2024.

Silakan unduh terlebih dahulu daftar universitas dan program studi tujuan di Australia (Unduh) serta contoh format surat rekomendasi (Unduh).

Proses Seleksi Beasiswa LPDP – Australia Awards Scholarships (AAS):
1. Seleksi Administrasi
2. Seleksi Substansi

Catatan:
Pendaftar yang telah lulus seleksi substansi LPDP selanjutnya mengikuti proses untuk mendapatkan LoA Unconditional di Universitas Tujuan.

Tahapan seleksi:
Pendaftaran: 26 Agustus – 13 September 2024
Seleksi Administrasi: 16 – 25 September 2024
Pengumuman Hasil Seleksi  Administrasi: 27 September 2024
Pengajuan Sanggah: 28– 29 September 2024
Pengumuman Hasil Sanggah: 8 Oktober 2024
Seleksi Substansi I (Proses Shortlisted peserta Wawancara): 9 – 24 Oktober 2024
Pengumuman Shortlisted Peserta Seleksi Substansi: 25 Oktober 2024
Seleksi Substansi II (Pelaksanaan Wawancara): 28 Oktober – 1 November 2024
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 14 November 2024
Periode Perkuliahan: 2025

Kontak:

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
Gedung Danadyaksa Cikini,
Jalan Cikini Raya No.91A-D,
Menteng, Jakarta Pusat 10330
[t] 134 / +62-21-23507011 (Call Center)
[w] https://lpdp.kemenkeu.go.id

8/30/2024 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa University of Sydney Gelar S2, S3 di Australia

Mau beasiswa S2 atau beasiswa S3 di University of Sydney, Australia? Program beasiswa master dan PhD ini ditawarkan langsung oleh University of Sydney bagi mahasiswa internasional yang ingin lanjut studi pascasarjana di kampus mereka. Peluang ini juga terbuka bagi kandidat asal Indonesia yang ingin meraih beasiswa University of Sydney tersebut. Nah, jika tertarik Anda bisa melamar beasiswa melalui skema University of Sydney International Scholarship.

Skema tersebut ditujukan bagi pelamar yang ingin mengambil gelar S2 dan S3 berbasis riset di University of Sydney. Beasiswa didanai langsung oleh pihak universitas yang nominalnya $40.109 (± Rp 436 juta) per tahun. Beasiswa yang diberikan tersebut mencakup biaya kuliah dan biaya hidup. Beasiswa diberikan hingga 3,5 tahun untuk program PhD dan 2 tahun untuk program master.

Area Utama Riset:
▪ Agricultural and veterinary sciences
▪ Biological sciences
▪ Built environment and design
▪ Chemical sciences
▪ Commerce, management, tourism and services
▪ Creative arts and writing
▪ Earth sciences
▪ Economics
▪ Education
▪ Engineering
▪ Environmental sciences
▪ History and archaeology
▪ Human society
▪ Informational and computing sciences
▪ Language, communication and culture
▪ Law and legal studies
▪ Mathematical sciences
▪ Medical and health sciences
▪ Philosophy and religious studies
▪ Physical sciences
▪ Psychology and cognitive sciences
▪ Technology


Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional yang baru memulai atau telah terdaftar (di University of Sydney)
2. Memiliki catatan prestasi akademik dan potensi penelitian yang luar biasa
3. Memperoleh tawaran penerimaan (unconditional offer of admission) atau saat ini sudah terdaftar di program master's by research atau PhD di University of Sydney.

Dokumen aplikasi:
1. Proposal riset (maksimum 2.000 kata)
2. Salinan ijazah dan transkrip resmi dalam bahasa asli dan bahasa Inggris
3. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (IELTS atau iBT TOEFL atau PTE Academic)
4. Curriculum vitae atau resume
5. Bukti bahwa pembimbing utama telah setuju untuk membimbing Anda. Bisa berupa salinan korespondensi email yang memperlihatkan persetujuan dosen untuk membimbing Anda.
6. Dua laporan rekomendasi (Unduh)
7. Visa mahasiswa
8. Membayar biaya kuliah awal sebelum Anda menerima penawaran
9. Membayar biaya proses pendaftaran non-refundable sebesar A$125. Biaya ini dibebaskan jika Anda seorang mahasiswa yang disponsori, atau jika Anda diberikan pengecualian oleh staf Universitas selama wawancara resmi atau acara rekrutmen.
10. Dokumen lain, seperti portofolio pekerjaan atau audisi, ditentukan oleh jurusan gelar Anda.


Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa S2 dan S3 di University of Sydney dilakukan secara online saat mengisi aplikasi pendaftaran kuliah di University of Sydney. Anda hanya perlu mencentang kotak yang disediakan di aplikasi online tersebut yang berisi keterangan untuk dipertimbangkan pada program beasiswa riset. Tidak diperlukan lagi permohonan terpisah antara pendaftaran kuliah dan pengajuan beasiswa. Dokumen aplikasi di atas diminta saat pendaftaran ke program riset pascasarjana di University of Sydney.

Pendaftaran beasiswa dibuka beberapa periode dalam setahun. Pendaftaran beasiswa University of Sydney 2025 periode 1 dan 2 untuk pelamar internasional dibuka hingga 15 September 2024. Hasil seleksi akan diberitahu oleh pihak kampus mulai 22 November 2024. Sementara, untuk pendaftaran beasiswa periode 3 dan 4 tahun 2025 dibuka hingga 17 Desember 2024. Estimasi hasil seleksi diumumkan Februari 2025.

Kontak:
[t] (1800 793 864) atau +61 2 8627 1444
[w] https:// www.sydney.edu.au
6/18/2024 | 0comments | Baca selengkapnya